14 Keutamaan Dibulan Rajab Berikut Amalannya

14 Keutamaan Dibulan Rajab Berikut Amalannya
Ilustrasi orang berdzikir. /Portal Jogja/*/Portal Jogja
Ketika waktu sudah memasuki bulan Rajab, maka ada do'a khusus yang biasanya diucapkan dan dilafadzkan oleh umat Islam dimukabumi ini. Lafadz itu adalah "Allaahumma baariklanaa fii Rajaba wa Sya'baana Wa Ballighnaa Ramadhana". Yang artinya adalah "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban ini, dan sampaikanlah umur kami bertemu Ramadhan."
Maka salah satu dari keutamaan dib bulan Rajab tersebut merupakan pahala yang tentu akan diberikan untuk orang orang yang melakukan puasa di bulannnya.

Berikut ini merupakan 14 keutamaan amalan amalan yang bisa dilakukan ketika memasuki waktu di bulan Rajab, di antaranya adalah :
Keutamaan Amalan Pertama
Rasulullah SAW telah bersabda "Bulan Rajab adalah bulan permohonan pengampunan bagi ummatku, maka hendaknya mereka memperbanyak istighfar di dalamnya".  
Yakni dengan lafad "Astaghfirullaha Wa Atuubu Ilaihi".
Yang artinya adalah "Aku mohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya".

Keutamaan Amalan Kedua
Disebuatkan dalam suatu riwayat yakni "Bagi yang tidak mampu berpuasa agar memperoleh pahala puasa di bulan Rajab, maka hendaknya setiap hari ia membaca tasbih berikut 100 kali" dengan lafadz
"Subhanal Ilâhil Jalîl, Subhâna Man Lâ Yanbaghit Tasbîhu Illâ Lahu, Subhânal A’azzil Akram, Subhâna Man Labisal 'Izzi Wa Huwa Lahu Ahlun".
Yang artinya adalah "Mahasuci Tuhan Yang Maha Agung, Mahasuci yang tak layak bertasbih kecuali kepada-Nya, Mahasuci Yang Maha Agung dan Maha Mulia, Mahasuci Yang Menyandang keagungan dan hanya Dia yang layak memilikinya".

Keutamaan Amalan Ketiga
Keutamaan amalan kertiga Yakni dengan membaca lafadz  "Yâ Dzal Jalâli Wal-Ikrâm, Yâ Dzan Na'mâi Wal-Jûd, Yâ Dzal Manni Wath-Thawl, Harrim Syaibatî `Alan Nâri".
Yang artinya adalah "Wahai Yang Maha Agung dan Maha Mulia, wahai Pemilik kenikmatan dan kedermawanan, wahai Pemilik anugerah dan karunia, selamatkan putihnya rambutku dari api neraka".

Keutamaan Amalan Keempat
Ingatlah Rasululah SAW telah bersabda "Barangsiapa yang membaca di bulan Rajab Istighfar berikut sebanyak 100 kali dan mengakhirnya dengan bersedekah, Allah akan mengakhirinya dengan rahmat dan maghfirah. Barangsiapa yang membacanya 400 kali, Allah memcatat baginya pahala 100 syuhada".
Yakni dengan lafadz "Astaghfirullâha Lâilaha Illa Huwa Wahdahu Lâ Syarîkalah, Wa Atûbu Ilaihi"
Yang artinya adalah "Aku memohon ampun kepada Allah, tiada Tuhan kecuali Dia Yang Maha Esa, Yang tiada sekutu bagi-Nya, aku bertaubat kepada-Nya".

Keutamaan Amalan Kelima
Keutamaan yang kelima yakni dengan membaca lafadz "Lailâha illallâh" 1000 kali. Rasulullah SAW bersabda "Barangsiapa yang membaca di bulan Rajab Lâilâha illallâh sebanyak seribu kali, Allah mencatat baginya seratus ribu kebaikan dan membangunkan baginya seratus kota di surga".

Keutamaan Keenam
Keutamaan yang keenam yakni dengan membaca lafadz "Astaghfirullâh Wa Atûbu Ilaihi" disetiap pagi dan sore yaitu sebanyak 70 kali dan dengan diakhiri membaca doa "Allâhummaghfirlî Wa Tub 'Alayya"
Yang artinya adlaah "Ya Allah, ampuni aku dan bukakan pintu taubat bagiku".
Kemudian dalam suatu hadis dikatakan "Barangsiapa yang membaca Istighfar pagi dan sore sebanyak 70 kali dan kemudian diakhiri dengan doa tersebut dengan mengangkat tangannya, jika ia mati di bulan Rajab matinya diridhai oleh Allah dan tidak disentuh oleh api neraka karena berkah bulan Rajab".

Keutaman Amalan Ketujuh
Keutaman amalan yang ketujuh yakni dengan membaca Istighfar yakni sebanyak 1000 kali agar diampuni semua dosa dosanya oleh Allah SWT:
Lafadz "Astaghfirullâha Dzal Jalâli Wal-Ikrâm Min Jamî`Idz Dzunûbi Wal-Âtsâm"
Yang artinya adalah "Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dan Maha Mulia dari semua dosa dan kesalahan".

Keutamaan Amalan Kedelapan
Keutamaan amalan yang kedelapan yakni dengan membaca Surat Al-Ikhlash yakni sebanyak sebelas ribu kali atau sebanyak seribu kali atau bahkan sebanyak seratus kali.
Dalam suatu riwayat telah dikatakan "Barangsiapa yang membaca Surat Al-Ikhlash seratus kali pada hari Jum'at bulan Rajab, ia akan memperoleh cahaya yang mengantarkan ke surga".

Keutamaan Kesembilan
Dalam suatu hadist disebutkan "Barangsiapa yang berpuasa sehari di bulan Rajab, dan melakukan shalat sunnah empat rakaat 2 kali salam. Rakaat pertama setelah Fatihah membaca ayat Kursi yakni seratus kali, dan rakaat kedua setelah Fatihah membaca Surat Al-Ikhlash sebanyak dua ratus kali, maka saat matinya ia akan menyaksikan tempatnya di surga atau diperlihatkan kepadanya".

Keutamaan Kesepuluh 
Rasulullah saw bersabda "Barangsiapa yang melakukan shalat sunnah empat rakaat 2 kali salam pada hari Jum’at di bulan Rajab antara shalat Zuhur dan Ashar; setiap rakaat setelah Fatihah membaca ayat Kursi tujuh kali dan Surat Al-Ikhlash, kemudian sesudah salam membaca Astaghfirullâhalladzî lâilâha illâ Huwa wa as-aluhut tawbah 10 kali, Allah mencatat baginya dari hari itu (hari ia melakukan shalat) sampai hari kematiannya setiap hari seribu kebaikan; memberinya untuk setiap ayat yang ia baca satu kota di surga dari yaqut merah; untuk setiap hurufnya satu istana di surga dari mutiara; diberinya pasangan bidadari dan diridhai tanpa sedikitpun murka; dan Allah mencatatnya sebagai orang-orang ahli ibadah, dan mengakhiri hidupnya dengan kebahagiaan dan pengampunan yang terbaik".

Keutamaan Kesebelas
Yakni dengan puasa tiga hari yaitu hari Kamis, hari Jum'at dan hari Sabtu. Dalam suatu hadis disebutkan "Barangsiapa yang berpuasa pada Kamis, Jum'at dan Sabtu di bulan-bulan yang mulia, Allah mencatat baginya ibadah sembilan ratus tahun".

Keutamaan Kedua Belas
Yakni dengan melaksanakan shalat enam puluh rakaat selama bulan Rajab, setiap malam dua rakaat, setiap rakaat setelah Fatihah membaca Surat Al-Kafirun sebanyak 3 kali dan Surat Al-Ikhlash sebanyak 1 kali. Sesudah salam membaca doa berikut sambil mengangkat tangan:
"Lâilaha Illallâhu Wahdahu Lâ Syarîkalah, Lahul Mulku Wa Lahul Hamdu, Yuhyî Wa Yumît, Wa Huwa Hayyun Lâ Yamût, Biyadihil Khayr Wa Huwa 'Alâ Kulli Syay-In Qadîr, Wa Ilayhil Mashîr, Walâ Hawla Wala Quwwata Illâ Billahil 'Aliyyil 'Azhîm. Allahumma Shalli `Alâ Muhammadin An-Nabiyyil Ummi Wa Âlihi".
Yang artinya adalah "Tiada Tuhan kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kekuasaan dan pujian. Dialah Yang Menghidupkan dan mematikan. Dia Yang Hidup dan tidak mati, di tangan-Nya segala kebaikan, Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, kepada-Nya kembali segalanya, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah Yang Tinggi dan Maha Agung. Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad Nabi yang ummi dan keluarganya".
Diriwayatkan dari Nabi SAW, "Bahwa orang yang melakukan amalan tersebut Allah mengijabah doanya dan memberinya enam puluh pahala haji dan umrah".

Keutamaan Ketiga Belas
Rasulullah SAW bersabda "Orang yang membaca Surat Al-Ikhlash 100 kali dalam shalat sunnah dua rakaat di malam bulan Rajab, nilainya sama dengan berpuasa seratus tahun di jalan Allah, dan memberinya seratus istana di surga, setiap istana bertetangga dengan para Nabi (AS)".

Keutamaan Keempat Belas
Ali bin Abi Thalib, berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda "Barangsiapa yang membaca setiap hari dan malam di bulan Rajab, Sya'ban dan Ramadhan Surat Al-Fatihah, ayat Kursi, Surat Al-Kafirun, Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing 3 kali, kemudian membaca masing-masing 3 kali:
"Subhânallâhi Wal-Hamdulillâhi, Wa Lâilâha Illallâh Wallâhu Akbar, Walâ Hawla Walâ Quwwata Illâ Billâhil 'Aliyyil 'Azhîm"
Yang artinya adalah "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung".

"Allâhumma Shalli `Alâ Muhammadin Waâli Muhammad"
Artinya "Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad".

"Allâhummaghfir Lil-Mu’minîna Wal-Mu’minât"
Artinya "Ya Allah, ampuni kaum mukminin dan mukminat".

Kemudian membaca istighfar berikut 400 kali:
"Astaghfirullâha Wa Atûubu Ilaihi"
Artinya "Aku mohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya,
Maka Allah swt akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya walaupun sebanyak tetesan hujan, daun-daun pepohonan, dan buih di lautan".

0 Comments

Posting Komentar